![]() |
|||||
|
Microcontroller Kits Simple
Mikrokontroller 89s51 Trainer
Super
Mikrokontroller Trainer 89s51
All Kits |
Percobaan 5.3. Aplikasi program komparator dengan memanfaatkan instruksi aritmatika dan instruksi lompatan untuk pengaturan suhu dengan display LCD Karakter Dalam dunia elektronika, rangkaian komparator, umumnya diwujudkan dengan memanfaatkan rangkaian op-amp yang dibangun sebagai komparator. Sesuai dengan prinsip kerja komparator, membandingkan dua buah tegangan yang masuk pada input INV dan NON INV, untuk menghasilkan suatu output tegangan saturasi. Dengan memanfaatkan instruksi aritmatika SUBB dan instruksi lompatan JZ dan JC, maka rangkaian analog ini dapat digantikan dengan menggunakan pemrograman assembly.
Gambar 5.10 Rangkaian komparator analog dengan IC OP-AMP Apabila tegangan yang masuk pada VREF lebih besar daripada tegangan yang masuk pada VIN maka VOUT akan mengeluarkan tegangan ~0 volt. Dan sebaliknya bila tegangan yang masuk pada VREF lebih kecil dari pada VIN maka VOUT akam mengeluarkan tegangan VSAT. ControlSuhu:
mov a,dataSetting ; contoh dataSetting=50
mov b,dataADC ; contoh dataADC=30
clr c
subb a,b
jnz OnHeater
ret
OnHeater:
jc OffHeater
call HeaterOn ;Instruksi hidupkan heater
ret
OffHeater:
Call HeaterOff ;Instruksi matikan heater
ret
;
Pada instruksi tersebut diambil selisih antara dataSetting dan dataADC dengan menggunakan instruksi SUBB, pengurangan ini akan menghasilkan tiga keadaan yaitu: NOL, NEGATIF atau POSITIF. Hasil-hasil inilah yang harus dideteksi, keadaan NEGATIF dapat dideteksi dengan memantau bit C (carry ), keadaan NOL dapat dideteksi dengan memantau register A (accumulator). Apabila diberikan keadaan input sesuai dengan contoh
tersebut maka: Apabila diberikan keadaan input sesuai dengan contoh tersebut maka: Apabila diberikan keadaan input sesuai dengan contoh
tersebut maka: Pada percobaan 5.3. ini indikator heater On dan Off, ditunjukkan pada layar LCD Karakter pada baris 1. seperti yang ditunjukkan pada pemrograman berikut ini: 1. Pada saat langkah pemrograman posisikan saklar togle
ke posisi PROG
Gambar 5.11. Diagram alir (a) rutin utama (b) subrutin kontrol suhu pada percobaan 5.3. dataSetting equ 30h
dataADC equ 31h
ratusan equ 32h
puluhan equ 33h
satuan equ 34h
org 0h
mov dataSetting,#50d; contoh datasetting=50
call init_lcd
start:call ADC
call ControlSuhu
call bin2dec
call Display2LCD
sjmp start
;
ControlSuhu:
mov a,dataSetting ; contoh dataSetting=50
mov b,dataADC ; contoh dataADC=30
clr c
subb a,b
jnz OnHeater
ret
OnHeater:
jc OffHeater
call HeaterOn ;Instruksi hidupkan heater
ret
OffHeater:
Call HeaterOff ;Instruksi matikan heater
ret
;
HeaterOn:
mov R1,#80h
call write_inst
mov R1,#'O'
call write_data
;
mov R1,#81h
call write_inst
mov R1,#'n'
call write_data
;
mov R1,#82h
call write_inst
mov R1,#' '
call write_data
ret
HeaterOff:
mov R1,#80h
call write_inst
mov R1,#'O'
call write_data
;
mov R1,#81h
call write_inst
mov R1,#'f'
call write_data
;
mov R1,#82h
call write_inst
mov R1,#'f'
call write_data
ret
;=======================================
;Subrutin ini untuk merubah data biner ke desimal
;menjadi 3 digit = ratusan-puluhan-satuan
;=======================================
Bin2Dec:
mov A,dataADC
mov b,#100d
div ab
mov ratusan,a
mov a,b
mov b,#10d
div ab
mov puluhan,a
mov satuan,b
ret
;=================================================
;Subrutin untuk menampilkan data ke LCD character 2 x16
;pada DDRAM 0C9 0CA 0CB untukratusan, puluhan, and satuan
;=================================================
Display2LCD:
mov r1,#0c0h
call write_inst
mov a,ratusan
add a,#30h
mov r1,a
call write_data
;
mov r1,#0c1h
call write_inst
mov a,puluhan
add a,#30h
mov r1,a
call write_data
;
mov r1,#0c2h
call write_inst
mov a,satuan
add a,#30h
mov r1,a
call write_data
ret
;=======================================
;Subrutin ini digunakan untuk mengambil data ADC
;========================================
ADC: clr P3.3
nop
nop
nop
setb P3.3
eoc: jb P3.2,eoc
clr P3.4
mov A,P1
mov dataADC,A
setb P3.4
ret
;
Init_lcd:
mov r1,#00000001b ;Display clear
call write_inst
mov r1,#00111000b ;Function set,Data 8 bit,2 line font 5x7
call write_inst
mov r1,#00001100b ;Display on, cursor off,cursor blink off
call write_inst
mov r1,#00000110b ;Entry mode, Set increment
call write_inst
ret
;
write_inst:
clr P3.6 ; RS = P2.0 = 0, write mode instruction
mov P0,R1 ; D7 s/d D0 = P0 = R1
setb P3.7 ; EN = 1 = P2.1
call delay ; call delay time
clr P3.7 ; EN = 0 = P2.1
ret
;
Write_data:
setb P3.6 ; RS = P2.0 = 1, write mode data
mov P0,R1 ; D7 s/d D0 = P0 = R1
setb P3.7 ; EN = 1 = P2.1
call delay ; call delay time
clr p3.7 ; EN = 0 = P2.1
ret
;
delay: mov R0,#0
delay1:mov R2,#0fh
djnz R2,$
djnz R0,delay1
ret
end
6. Simpanlah program yang anda ketik dan beri nama : prog53a.asm
Komentar, pertanyaan dan diskusi tentang topik tersebut. Klik disini
|
HARDWARE PERCOBAAN 1 PERCOBAAN 2 PERCOBAAN 3 PERCOBAAN 5 PERCOBAAN 6 PERCOBAAN 7 PERCOBAAN 8 PERCOBAAN 9 PERCOBAAN 10 PERCOBAAN 11 PERCOBAAN 12 PERCOBAAN 13 PERCOBAAN 14 PERCOBAAN 15
|
|||